Indikator MT5 ini dirancang untuk mendeteksi pola spike pasar Crash menggunakan formasi 3 candle yang spesifik:
Pola candle Merah-Hijau-Merah (di mana candle merah menunjukkan spike yang kuat dan candle hijau adalah retracement di tengah).
Ketika pola ini terdeteksi, indikator menggambar sebuah kotak di sekitar high/low dari ketiga candle tersebut.
Indikator juga menggambar garis entry horizontal pada harga pembukaan candle tengah.
Garis ini akan tetap aktif sampai harga kembali ke level tersebut (mitigasi).
Setelah harga entry tercapai (mitigasi), garis entry akan diganti dengan garis fix yang lebih pendek dari pola ke candle mitigasi.
Indikator ini berfungsi baik pada candle historis maupun real-time.
Secara visual membantu mengidentifikasi potensi peluang trading return-to-zone.

| Nama Input | Deskripsi |
|---|---|
| BoxColor | Warna kotak zona (default: Merah). |
| LineColor | Warna garis entry (default: Dodger Blue). |
| BoxWidth | Ketebalan batas kotak zona. |
| LineWidth | Ketebalan garis entry. |
| BoxStyle | Gaya batas kotak (solid, dashed, dll.). |
| LineStyle | Gaya garis entry (solid, dashed, dll.). |
//==== Parameter Input ====inputcolor BoxColor = clrRed; inputcolor LineColor = clrDodgerBlue; inputint BoxWidth = 2; inputint LineWidth = 1; inputENUM_LINE_STYLE BoxStyle = STYLE_SOLID; inputENUM_LINE_STYLE LineStyle = STYLE_SOLID
Indikator ini mendeteksi formasi spike bearish tertentu dalam 3 candle:
Candle 1:
Bearish (Candle Merah).
Wick yang panjang.
Body harus lebih besar dari 70% dari total rentang candle (yaitu, spike yang kuat).
Candle 2 (Tengah):
Bullish (Candle Hijau).
Bisa berukuran berapa saja; yang penting harus positif.
Candle 3:
Bearish lagi.
Kondisi yang sama seperti Candle 1: body > 70% dari rentang penuh.
Ketika pola ini ditemukan:
Menandai “supply zone” yang dihasilkan oleh penjualan agresif.
Sebuah kotak digambar di sekitar high dan low dari ketiga candle.
Garis entry digambar pada harga pembukaan candle tengah (hijau), dengan harapan harga akan kembali.
Ide Inti / Konsep Strategi
Alat ini didasarkan pada Smart Money Concept (SMC) — khususnya ide tentang zona mitigasi dan ketidakseimbangan supply/demand.
Setelah impuls bearish yang kuat, harga seringkali akan retrace kembali ke asal pergerakan (candle tengah).
Indikator menandai area tersebut secara visual sebagai “zona mitigasi”.
Setelah harga kembali ke zona ini (garis entry), dianggap “mitigasi”, dan trader dapat mencari re-entry atau reaksi.
Indikator menghapus garis entry setelah mitigasi untuk menjaga chart tetap bersih dan secara opsional menggambar garis lebih pendek untuk menunjukkan mitigasi.
Penggunaan Praktis:
Cari trading return-to-box.
Dapat digunakan untuk setup jual di pasar Crash (atau Boom dengan inversi).
Bekerja dengan baik saat berkonfluensi dengan indikator lain (seperti EMA, OBV, atau konfirmasi order block).

Komentar 0